Rabu, 28 Juli 2010

4 Langkah Kembli Ke Mantan

Awalnya terasa puas setelah menghukum pasangan dengan memutuskan tali cinta. Terbayang kesempatan yang kini terbuka lagi untuk mendapatkan pria yang lebih baik lagi. Namun setelah lewat beberapa hari, setelah emosi mereda, Anda mulai sering memikirkan dia lagi. Bahkan Anda merasa bersalah karena kata-kata kasar yang terlontar. Jika sudah begini, rasanya terlihat semua kebaikan si mantan. Anda menyesal sudah memutuskan hubungan? Masih belum terlambat untuk kembali. Ini yang harus Anda lakukan.

Berhenti menyalahkan

Di tengah kegalauan antara menyesal dan bingung, kebanyakan orang malah menyalahkan pasangannya 'kalau memang masih sayang, kenapa mau aja diputus!", atau yang seperti ini "kalau dia ga bikin masalah pasti ga perlu sampai kayak gini". Hentikan ini, ladies! Bagaimana Anda bisa berdamai dengan mantan jika terus menyalahkannya? Mengakui kesalahan diri sendiri dan memaafkan si mantan adalah awal yang baik.

Tarik kembali kata putus

Well, ini memang bukan hal yang mudah untuk seorang wanita. Tetapi jika taruhannya kehilangan orang tercinta, apa Anda masih mau tawar-menawar? Akuilah jika Anda salah, katakan penyesalan dan tarik kembali kata putus yang pernah Anda ucapkan. Wanita tidak biasa meminta maaf lebih dulu, karena itu luka di hati pasangan akan benar-benar sembuh melihat pengakuan Anda.

Lakukan yang tidak terduga

Mantan tentu hafal benar apa yang Anda sukai dan tidak Anda sukai, apalagi jika hal yang tidak Anda sukai itu menyangkut dirinya. Tunjukkan perubahan dengan melakukan apa yang tidak Anda sukai tetapi disukai oleh mantan.

Hentikan ketergantungan

Menyatakan penyesalan sama saja dengan mengatakan bahwa Anda masih mencintainya. Namun ini tidak berarti dia harus menerima Anda saat itu juga. Biarkan mantan seorang diri dan jalani kehidupan Anda sendiri. Jadilah orang yang fun dengan teman-teman dan aktivitas Anda sehingga dia bisa melihat Anda sebagai pribadi yang menarik, bukan wanita yang menjatuhkan harga dirinya dengan merengek-rengek.

Anda sudah melakukan poin-poin pentingnya, sekarang yang harus Anda lakukan adalah berhenti menebar pesona pada pria-pria di sekitar Anda dan tetaplah berkomunikasi dengan mantan. Lihat apa yang akan dia lakukan pada Anda!

sumber : KapanLagi.com

Sabtu, 10 Juli 2010

5 Cara Pria Ungkapkan Cinta Tanpa Kata-kata

Setelah beberapa kali kencan menyenangkan bersama pria idaman, Anda berdua merasa cocok satu sama lain. Masalahnya, ia tak kunjung mengucapkan tiga kata yang Anda tunggu-tunggu. Pakar hubungan Kristin Booker menyatakan tak selamanya pria mengucapkan kata cinta di hadapan Anda. Kerap pria menyatakan rasa sayang dengan cara-cara lain.

1. Dia ingat hal-hal kecil
Meskipun tidak romantis atau tidak terlalu menunjukkan perhatian lewat bahasa tubuh alias cuek, dia ingat hal-hal kecil mengenai pasangan. Warna favorit, makanan kesukaan atau yang Anda benci dan teman-teman Anda menandakan ia menempatkan Anda sebagai seseorang yang spesial.

2. Kejutan kecil
Sesekali si dia memberi kejutan kecil dengan buket bunga favorit atau menawarkan diri menjaga hewan kesayangan saat Anda sedang lembur. Atau, dia rela mengantarkan makan malam favorit Anda meski saat hujan lebat. Ini bukti bahwa ia sangat memperhatikan Anda.

3. Dia ada saat dibutuhkan
Saat Anda tergesa-gesa akan melakukan pertemuan bisnis ia akan dengan senang hati mengantarkan Anda. Makan malam bersama orangtua Anda atau memesan tiket penerbangan di akhir pekan yang sibuk adalah bukti dia sangat memperhatikan Anda.

4. Dia berkompromi
Karena tahu Anda tidak menyukai sebuah benda, ia rela melepasnya dari dinding apartemennya. Atau, mengurangi hobi mengoleksinya karena Anda tak begitu suka. Dia pun senang hati mengantar Anda berbelanja pakaian, atau mengurangi jadwal bermain poker bersama teman-temannya hanya demi bersama Anda.

5. Tindakan lebih jelas daripada kata-kata
Wanita sangat alergi pada pria yang suka telat, lupa menelepon, orang yang tidak muncul pada waktunya, membatalkan janji pada menit terakhir, atau tidak lupa informasi mengenai Anda. Pria yang menyayangi Anda akan menepati kata-katanya dan memperhatikan hal-hal sepele yang berhubungan dengan Anda.

Jadi, bila ia tak juga mengucapkan 'aku cinta kamu' bukan berarti ia mempermainkan Anda. Terimalah sebagai bagian dari dirinya. Pada suatu saat, ia akan menunjukkan semua yang Anda harapkan.

sumber : VIVAnews

Sabtu, 03 Juli 2010

Tidur Siang Tingkatkan Daya Ingat

Menurut situs webMD, jika Anda tidur siang, Anda bisa bangun dengan ingatan yang lebih tajam. Itulah yang terjadi di sebuah penelitian terbaru mengenai tidur siang yang melibatkan 33 siswa.

Pertama-tama, para siswa melakukan tiga tes mengenai ingatan jangka pendek mereka. Pada tes yang satu, mereka harus mempelajari dan mengingat pasangan kata-kata yang tidak berhubungan, seperti 'aligator' dan 'cigar'. Pada tes yang lain, mereka harus menyusuri dan mengingat sebuah tempat yang berliku-liku yang ditampilkan di layar komputer. Dan pada tes terakhir, para siswa harus menyalin gambar yang rumit ke selembar kertas, dan kemudian menggambar dari ingatan.

Kemudian, setengah dari para siswa tidur siang selama 45 menit, sementara para siswa yang lainnya menonton tv. Akhirnya, semua siswa mengulangi tiga tes daya ingat tersebut. Tidur siang meningkatkan nilai pada tes pasangan kata, tetapi tidak pada dua tes lainnya.

Penelitian yang  dilakukan oleh Matthew Tucker, PhD, dan William Fishbein, PhD, yang bekerja di psychology department of the City College of the City University of New York ini menunjukkan nilai bahwa pada semua tes, orang dengan nilai tertinggi pada tes sebelum tidur merupakan orang yang memiliki nilai tertinggi pada tes setelah tidur. Oleh sebab itu, jika mereka tidak benar-benar menyerap  informasi sebelum tidur, maka tidur siang tidak akan secara ajaib membuat informasi itu terserap.

Minggu, 13 Juni 2010

Cara Asik Lebik Energik

Dua puluh menit menit berada di luar ruangan dan menghirup udara segar punya efek stimulus yang sama kalo Kamu minum secangkir kopi. Selama ini mungkin Kamu cuma nganggep kopi jadi minuman yang bisa menyegarkan dan memulihkan tenaga setelah Kamu terjebak dengan rutinitas.

Padahal ada cara yang lebih sederhana dan juga lebih baik, yakni berjalan-jalan di alam terbuka. Cara ini diyakini memiliki manfaat revitalisasi yang sama seperti kalo Kamu dapet suntikan kafein. Para peneliti dari University of Rochester, New York, bahkan mengklaim bahwa tanpa perlu melakukan aktivitas apapun, berada di luar ruangan akan meningkatkan energi dan membuat Anda lebih bersemangat.

Sumber : conectique.com

Sikat Gigi Dua Kali Sehari Cegah Penyakit Jantung

Satu lagi alasan kenapa harus rutin menyikat gigi. Penelitian terbaru menyebutkan, jarang menyikat gigi dua kali sehari dapat meningkatkan risiko penyakit jantung secara signifikan. Diungkapkan, mereka yang jarang menyikat gigi, 70 persen lebih berisiko meningkatkan kondisi tersebut ketimbang mereka yang rutin membersihkan gigi pada pagi dan malam hari.

Penelitian sebelumnya menunjukkan adanya hubungan antara penyakit gusi dengan penyakit jantung. Namun, penelitian ini adalah yang pertama untuk menilai seberapa sering seharusnya seseorang menyikat giginya untuk mengurangi risiko tersebut.

Para ahli dari University College London percaya peradangan dalam tubuh, termasuk pada mulut dan gusi, berperan menyumbat arteri dan menyebabkan serangan jantung. Bakteri dari mulut dapat masuk ke pembuluh darah sehingga mengganggu sistem kekebalan tubuh. Akibatnya, dinding pembuluh darah meradang dan menyempit.

Penelitian ini dilakukan dengan melihat data lebih dari 11.000 orang dewasa. Semua partisipan ditanya mengenai perilaku dan gaya hidup mereka, termasuk seberapa sering mereka menyikat gigi. Peneliti juga melihat sejarah medis dan riwayat penyakit jantung serta tekanan darah dan contoh darah para partisipan.

Setelah mengikuti perkembangan partisipan selama 8 tahun, ditemukan 555 kasus gangguan jantung serius, dimana 170 di antaranya fatal. Temuan juga menunjukkan bahwa hanya 62 persen yang mengunjungi dokter gigi setiap enam bulan sekali dan hanya 71 persen partisipan yang mengaku menggosok gigi setidaknya dua kali sehari.

Partisipan yang tidak pernah atau jarang menggosok gigi, 70 persen berisiko lebih besar menderita penyakit jantung dibandingkan partisipan yang menggosok gigi dua kali sehari. Ini disimpulkan setelah peneliti memperhitungkan faktor risiko penyakit jantung lainnya, seperti obesitas dan kebiasaan merokok. Para peneliti mengatakan bahwa secara keseluruhan risiko penyakit jantung itu terjadi karena menjaga kebersihan mulut masih cukup rendah.

Profesor Richard Watt, yang memimpin penelitian mengatakan: "Hasil kami mengonfimrasi dan memperkuat hubungan antara kesehatan mulut dan resiko penyakit jantung."

Hasil temuan ini telah diterbitkan secara online oleh British Medical Journal.

Jumat, 07 Mei 2010

Tips Bagi Kamu yang Sudah dan Akan Menggunakan Kawat Gigi (Behel)

Bagi Kamu yang ingin mengenakan behel dan membuat gigi menjadi lebih rapi simak informasi menarik berikut ini:

Dokter Khusus
Hanya dokter gigi tertentu yang bisa memasangkan behel yakni dokter spesialis orthodonti. Jadi jangan sembarangan pergi ke dokter gigi pastikan dia merupakan ahlinya.

Pakai Karena Kebutuhan
Ini sangat penting bila kamu ingin memakai behel pastikan bahwa gigi kamu memang rusak. Jangan hanya karena ingin ikut tren atau gaya kamu ikut-ikutan memakainya karena memakai behel tidak semudah kelihatannya. Orang yang boleh mengenakannya adalah mereka yang memiliki gigi yang letaknya tidak pada tempatnya, bertumpuk dan berjejal-jejal sehingga kekurangan tempat, tumbuh terlalu jarang sehingga ada celah di antara gigi-gigi, atau letaknya terlalu maju atau mundur. Karena fungsi behel adalah merapikan gigi.

Jenis Behel/Kawat Gigi
Ada berbagai jenis behel ada yang terbuat dari metal, clear/transparan yang berwarna seperti warna gigi. Untuk clear, bahannya bisa terbuat dari composite, porselin, atau plastik. Atau ada juga behel dengan penahan karet/karet pengikat bracket (kotak yang ditempel di gigi) ini paling disukai oleh kaula muda karena bantalan karetnya bisa berwarna-warni.

Efek Behel
Setidaknya ada beberapa efek yang ditimbulkan bila mengenakan behel yakni, rasa sakit ketika pertama kali menggunakan behel. Lubang gigi dan karang gigi akan cepat terjadi karena tidak menyikat menyikat gigi dan menjaga kebersihan mulut. Belum lagi efek pada jariangan lunak, terutama pada gusi bibir dan pipi lebih mudah timbul radang gusi dan sariawan.

Tahapan Pemakaian
Sebelum mengenakan behel ada beberapa tahapan yang mesti dilakukan yakni, membuat cetakan model gigi, memotret gigi, merontgen gigi, kepala, serta wajah pasien secara keseluruhan. Ini semua agar perawatan benar-benar sempurna dan tidak asal-asalan karena biasanya ketika dipakaikan behel wajah jadi berubah. Biasanya gigi yang menumpuk-numpuk terjadi karena rahang kecil, jadi giginya harus dikurangi beberapa.

Hal Yang Dilarang
Mencoba melepas atau menyetel kawat gigi yang sudah dipasang karena bisa merubah susunan yang telah ditetapkan. Memakan permen karet, permen keras, daging yang liat, keripik, kerupuk yang keras. Mengutakatik sendiri bracket yang lepas atau kawat yang menusuk gigi. Ini sangat berbahaya hubungi dokter untuk penangulangannya.

Wajib Dilakukan
Ada beberapa hal yang wajib dilakukan bila kamu menggunakan behel yakni, rajin membersihkan gigi setiap makan, selalu sediakan tusuk gigi. Serta jangan lupa untuk membawa sikat gigi untuk bersihkan sisa-sisa makanan yang nempel di bracket. Gunakan sikat gigi khusus untuk perawatan orthodonti atau sikat gigi anak -anak, yang bulu sikatnya lembut agar tidak merusak bracket. Kontrol gigi sesuai jadwal yang ditentukan dokter. Iris kecil-kecil semua makanan yang masuk dan kunyah secara perlahan-lahan. Bila memakai karet elastik atau head gear, pasang sesuai dengan petunjuk dokter gigi.

Sumber : rileks.com

Kamis, 06 Mei 2010

Ngga Bisa Konsen!!!!!

Baru setengah jam duduk di depan komputer, pikiran kita mulai melayang-melayang ngebayangin asiknya ngumpul bareng sama teman-teman, bukan pada pekerjaan dan tenggat waktu. Kok, sulit banget, sih, memfokuskan perhatian?

Banyak gangguan
Setiap detik, kita dibombardir sejumlah informasi sensorik dari lingkungan sekitar, dan otak pun bertugas untuk merespons semua informasi tersebut. Mencium bau jempol rekan kerja, otak langsung merespons dengan ‘menyuruh’ tangan menutup hidung. Begitu diberi tugas penting dari bos, otak menyuruh kita atur strategi biar kerjaan tersebut berhasil cemerlang dan dipuji atasan. Begitu gebetan lewat, otak juga ‘iseng’ merespons, “Ah.. dia baru potong rambut!”

“Nggak bisa dipungkiri, setiap hari dalam satu waktu kita berhadapan dengan banyak stimulus sekaligus. Contohnya, pas menonton teve, secara refleks kita berusaha mencerna soal tokoh utamanya yang nggak ganteng, sebelumnya dia pernah main di film X, dan seterusnya. Begitu pula saat jeda iklan, lagi-lagi kita tidak hanya fokus pada iklannya saja, tetapi juga image dari bintang iklannya yang sekarang sedang kena kasus perceraian, dan seterusnya,” jelas Rima Olivia, Psi.

Dengan banyaknya stimulus sebanyak itu, kita bakal kesulitan untuk fokus di satu hal saja. Secara alamiah, otak sebenarnya hanya mampu fokus pada satu hal di satu saat. “Hampir sama dengan cara kerja komputer, yang ‘bekerja’ lebih lambat jika membuka beberapa program sekaligus, otak juga membutuhkan waktu mengubah atau switch dari sekian banyak stimulus yang datang di otak kita.”

Bisa diilatih, kok!
Jadi... kita pasti nggak bakalan bisa fokus di satu hal, nih? Wah, salah banget, tuh! “Inti saat melatih berkonsentrasi adalah secara mental kita menolak mengolah stimulus yang datang, yang tidak berhubungan dengan tugas utama kita. Misalnya saat memusatkan perhatian untuk membaca dan kalau ada SMS masuk, usahakan kita tidak langsung membukanya, melainkan mengembalikan pikiran kita pada tulisan yang sedang kita baca,” papar Rima.

Sebagai awal pelatihan konsentrasi ini, Rima menyarankan agar tidak dulu mematok target muluk-muluk. Jangan dulu mengharuskan diri menyelesaikan novel dalam waktu satu jam non stop. Orang dewasa hanya punya rentang atensi sekitar 45 menit untuk konsentrasi.

Solusinya? Bagi tugas tersebut menjadi tiga bagian, masing-masing 15 menit, tanpa boleh diinterupsi oleh hal-hal lainnya. Begitu 15 menit sukses, boleh juga meningkatkan waktu konsentrasi kita menjadi 20 menit, dan lanjutkan hal yang sama seterusnya. Dengan begini, kemampuan konsentrasi kita pun akan meningkat.